Kamis, 04 Desember 2008

TENTANG DIA

Dia adalah yg pertama kali menyiratkan cinta tak tersampaikan,hanya dalam khayalan,hanya bisa memandang.Dia juga yg pertama kali mengajak melewati berlalunya terik siang kepada senja usai sekolah.Dia juga yg bercerita tentang perubahan yg baik.Di lain waktu,ia juga yg pernah marah untuk pesan yg tidak pantas.Lalu dia membuatku tertegun untuk pesan-pesan yg tulus dan masa bersama yg singkat tp mendalam.Dia yg lalu melahirkan penasaran yg sangat,gara-gara cerita seorang sahabat tentang perempuan tanpa nama.Dia yg membuatku terpanah asmara,lalu patah hati,kemudian bangkit lagi,dan akhirnya mundur lagi.Biru dan merah serta pesan dr yg kunanti juga bagian dr cerita tentangnya.Dia pula yg membuat bergeming pandang sesaat di boulevard.Juga tentang dia yang selalu tersipu malu di hadapku.Dia pula yg membuatku mampu mengirimkan email paling berani yg pernah kubuat.Punggung ayam,Malaikat Juga Tahu,Hanya Isyarat,dan Firasat juga cerita tentangnya.Ragu,cemas,hasrat,angan,harap,dan juga tulus,suci,kuat adalah bagian dari cerita hidupku dan hidupnya.Walaupun diam senantiasa menemani cerita kami tapi dia juga yg 'memaksaku' menuliskan ini - sambil menunggu jawabnya ujarku.Semuanya adalah tentang dia.

Dia yg memahamkanku cerita tentang "Lagu untuk Sebuah Nama","Demikianlah Cinta","Lagu yang Terlewatkan","Menanti Sebuah Jawaban","Menunggu Pagi","Jauh Mimpiku","Lirih","Sesaat Kau Hadir","Kasih Tak Sampai","(They Long To Be) Close to You","Andai Aku Bisa","Hantui Aku","Mahadewi","Sebelum Cahaya","Bandung 19 Okt","Rencana Besar","Hanya Untukmu",dan "Untukku".Tentang kegelisahan penantian,walaupun sadar berbuka adalah momen terindah.Kisahnya adalah kisah tentang "Bunga" karya Dewa 19 berikut:

Begitu banyak bunga di tamanku
Saling menanti,saat untuk dipetik
Ada yang merah dan ada yg putih,kuning dan ungu,beragam warnanya
Tuhan tolonglah aku,beri satu petunjuk
Aku ingin bahagia,tunjukkanlah yg indah
Untuk diriku ini,untuk slama-lamanya,satu bunga yg indah

Banyak bunga layu,sebelum berkembang
Ada yg terindah tapi wanginya tak slalu seindah bentuknya
Malahan mungkin durinya,menusuk hatiku,lukai cintaku
Tapi kuyakin nanti,ada satu untukkku
Mengharumi hari,mengharumi hari

Cerita ini adalah cerita tentang dia.Dia tidaklah tunggal,berbilang.Dia adalah cerita tentang perempuan dg seribu nama,seribu latar,seribu waktu,seribu asa,seribu cerita.Walaupun akhir-akhir ini memang perempuan tanpa nama itu yg terus saja menyeruak penasaran yg membuncah,tapi biarlah,biar waktu yg menentukan.Demikian, demikian adanya dan kataku,"...sambil menunggu pesan darinya".Terakhir,jika memang engkaulah pasangan jiwaku,Allah SWT pasti 'kan mudahkan jalan bersama....

Selasa, 02 Desember 2008

OBAMAFORIA*

Usai sudah ketegangan Republikan dan Demokrat - dan juga seluruh warga dunia lainnya - pasca keunggulan perolehan electoral votes oleh Obama,dengan posisi 338 untuk Obama dan 155 untuk McCain.Inilah jawaban atas keraguan siapa saja yang mempertanyakan kemungkinan coloured people untuk menjadi orang nomor 1 di negeri Paman Sam itu.

KUNCI KEMENANGAN OBAMA
Multifaktor merupakan alasan kemenangan Obama.Organisasi,kepribadian,kejujuran,citra dan visi yang dilayangkan,sistem presidensial,faktor Partai Demokrat,penggunaan jejaring sosial di dunia maya,kondisi ekonomi dan politik dalam negeri,popularitas presiden sebelumnya,kecatatan isu kampanye McCain dan faktor Palin adalah sebagian faktor kunci tersebut.Bradley Effect terlihat tidak menemui wujudnya di negara yg melaksanakan demokrasi dengan kedewasaan, walaupun ancaman rasialisme masih nyata ada.

Penulis secara pribadi yang mendengarkan secara langsung - tentunya lewat tayangan di televisi - baik pidato kekalahan McCain dan kemenangan Obama dapat melihat bagaimana politik dan kekuasaan tidak selamanya pertarungan pribadi semata.Semangat,mimpi dan harapan,nasionalisme,patriotisme,kerendahan hati,dan kedewasaan-lah yang membuat segalanya mungkin."Perubahan telah datang kepada kita",papar Obama.

INSPIRASI DAN PERUBAHAN
Tiada keraguan bahwa terpilihnya Obama sebagai presiden kulit hitam pertama di Amerika - presiden keenam keturunan kulit hitam - merupakan inspirasi bagi seluruh warga dunia.Barangkali ini pertama kalinya dalam sejarah,kemenangan salah satu calon presiden dirayakan oleh seluruh warga dunia,termasuk oleh warga negara Indonesia,Kenya,Kanada,dan Jepang.

Mengenai perubahan,saya teringat pada salah satu pasase Machiavelli mengenai perubahan,"Tidak ada yang lebih sulit, lebih meragukan, dan lebih membahayakan daripada memprakarsai sebuah perubahan!",paparnya.Agaknya antara percaya dan tidak percaya pada apa yg diungkapkan Machiavelli tsb mengingat gelombang "Change We Can Believe In dan Yes, We Can" - slogan kampanye Obama - begitu luas diterima.Barangkali tembok kokoh stagnansi hanya akan ditemui di negeri yg rakyatnya masih mempertahankan antidinamika dalam kehidupannya, barangkali juga termasuk Indonesia.

Namun,di luar upaya luar biasa Obama dan tim suksesnya,perubahan masih menjadi ujian terbesar baginya!Kedekatannya dengan Israel menyisakan pertanyaan apakah ia mampu mendorong upaya perdamaian antara Palestina-Israel secara lebih adil?!


* Tulisan ini sedianya masih dalam proses,jadi mohon maaf atas ketidakruntunan penyampaiannya.Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

Senin, 01 Desember 2008

LASKAR PELANGI, KISAH ORANG-ORANG (LUAR) BIASA, DAN HIDUP KITA*

Saya baru saja menonton film Laskar Pelangi pd hari minggu,19 Oktober 2008,setelah sebelumnya tertunda karena beberapa hal.Sempat terbesit keraguan bahwa film ini akan menjadi film biasa,karena beberapa orang 'cuma' berkomentar bahwa film tsb lumayan atau biasa saja.Selain itu pun,saya cuma 'mampu bertahan' mengkhatamkan 22 bab buku karya Andrea Hirata yg menginspirasi pembuatan film tsb.

Namun,citra film garapan (sutradara) Riri Reza dan (produser) Mira Lesmana tsb bagi saya jauh berbeda dg komentar rekan-rekan saya.Aksi elaboratif apik dengan menampilkan sinematografi dinamik dan munculnya tokoh-tokoh baru (Bakrie,Mahmud) telah membuat film ini lebih hidup.Drama kehidupan yg dibangun menyisakan kesan mendalam kenangan masa lalu yang manis,walaupun tidak sedramatis kisah warga Belitong tsb.Bumbu humor dan keudikan anak-anak SD Muhamadiyah Gantong mungkin membuat penonton tertawa,namun bagi mereka,itu senyata tantangan hidup yg mereka hadapi dalam perang terhadap ketidakadilan pemerataan dan pendidikan.

Kisah mereka (termasuk Bu Muslimah,Pak Harfan dsb) barangkali 'cuma' sedikit cerita dari orang-orang biasa di seantero bumi nusantara ini.Hingga kini tidak sedikit yg masih berjuang dalam melawan hilangnya asa dan harapan.Yang membuat film ini spesial adalah inklusi pesan cinta ,harapan,dan keikhlasan untuk mencapai kebahagiaan.Seorang teman pernah bertanya mengenai salah satu OST Laskar Pelangi berjudul "Tak Perlu Keliling Dunia" yg disenandungkan oleh Gita Gutawa,ia bertanya "Kok judulnya terkesan berkebalikan dg pesan novel Andrea?".Kalau direnungi dari syairnya,sebetulnya tidak demikian,yg hendak ditekankan adalah bahwa cinta dan kebahagiaan tidak diukur dr kemegahan dunia di luar sana,akan tetapi juga dapat kita temukan dr permukiman pedalaman sekalipun.Namun,lokasi geografis mereka sedianya tidak membatasi mimpi untuk 'mencicipi' dunia,sebagaimana yg hendak dijalani Ikal (di akhir cerita).

Terakhir,bagi saya "Laskar Pelangi" adalah film terbaik yg pernah saya tonton.Dan dalam kesadaran bahwa bumi nusantara adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa;dan sekalipun hempasan kebobrokan masih terus mendominasi sekitar kita,saya tidak akan pernah menggadai hati nurani untuk kebahagiaan semu apalagi mengorbankan saudara-saudara saya di kampung pedalaman negeri ini...semoga kekuatan dan energi istiqamah senantiasa Allah SWT curahkan pd hamba-Nya yg lemah ini.

OUR PRECIOUS LIFE
Setiap hari adalah episode baru dalam hidup kita.Dan sepatutnyalah kita mengisinya dengan hidup yang bergelora,penuh semangat,dan sepenuhnya terisi bahan bakar rasa ingin tahu,mimpi,ketertarikan,kesungguhan,cinta dalam lingkungan kehidupan yg harmonis.Bukan hidup yang senantiasa bermuka masam dan membekaskan garis-garis lintang di raut wajah kita akan tetapi hidup yang seimbang,sebagai sebuah mahakarya keseimbangan hidup yang sempurna.

WARISAN KEHIDUPAN
Sekali waktu Mario Teguh pernah mengingatkan bahwa kita harus berhati-hati dg pemeo "hidup itu sederhana";pesan sesungguhnya dari pemeo tsb adalah bahwa hidup itu harus kuat,bertenaga,bergairah,dsb hanya sikap kita yang hendaknya sederhana.

KUNCI KEBAHAGIAAN
Beberapa hari lalu,saya baru saja menyelesaikan membaca buku "Meraih Kebahagiaan" karya Jalaludin Rakhmat; dan buku tsb merupakan buku tercepat yg pernah saya baca sepanjang hidup saya.'Hanya' butuh waktu 4,5 jam untuk saya menuju halaman 193 sebagai halaman terakhir buku tsb.Intinya dalam meraih kebahagiaan adalah bagaimana kepuasan,ketenangan,dan keterhubungan dapat kita wujudkan dalam hidup kita. Sebagaimana Laskar Pelangi mewujudkannya dalam hidup mereka.


* Tulisan ini sedianya masih dalam proses,jadi mohon maaf atas ketidakruntunan penyampaiannya.Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

Rabu, 17 September 2008

MISTERI JODOH DAN TEKA-TEKI DARI SEORANG SAHABAT

Misteri,demikian saya menamainya.

Ketidakpastian pengetahuan yg membuatnya menjadi misteri,dan karena kekuasaan-Nya lah hal ini terjadi.Tidak ada yg salah daripadanya.Hanya saja bagaimana kita menjalaninya.

Jodoh, pasangan hidup, tidak ada yg tau pasti sampai hari perjumpaan itu tiba. Lalu, bagaimanakah kita mengetahui dia-lah takdir atau jodoh kita?

WANITA YANG PALING KURINDU

Sejauh ini,ada dua wanita yang sangat kurindukan kehadirannya di sisiku: pertama, almarhumah ibu saya, dan kedua, isteri. Jika dengan wanita pertama hanya ada satu cara mewujudkan untuk bersamanya, maka wanita kedua memberikan banyak pilihan kemungkinan. Jika wanita pertama, saya rindukan karena kasih sayang dan tidak cukupnya waktu saya untuk mengungkapkan rasa cinta dan sayang kepadanya, maka wanita kedua, adalah mimpi dan harapan saya akan masa depan. Dan kesendirian ini butuh pendamping. Tapi, sekali lagi siapakah dirimu Adinda?

TEKA-TEKI DARI SEORANG SAHABAT

Mungkin,bukan salah sahabat saya dan bukan ketidakamanahannya karena telah mengungkapkan hal ini...Bukankah ini takdir, karena secara tiba-tiba saja sahabat saya mengungkapkan bahwa ada seseorang memendam perasaan kepada saya? Apakah ia takdir saya? Saya tidak tahu, tapi sungguh jika ada jalan saya ingin mengenalnya lebih jauh, karena bukan suatu ketidaksengajaan ataupun guyonan yg demikian itu. Ucapannya tsb bagi saya menandakan kesungguhannya, walaupun kami belum saling kenal sangat jauh. Mungkin saja sehari-hari bertemu ketika kuliah, tapi dia tidak tahu siapa saya persisnya namun sudah terbuka berbicara seperti itu...dan jujur sampai sekarang saya tidak tahu siapa dia....

Saya baru baca satu kisah analogis menarik, judulnya "Hanya Firasat" (kisah Dewi Lestari dalam Rectoverso), ceritanya gini, satu masa di salah satu negeri antah berantah ada seorang ibu dan anaknya yang baru pindah ke negeri tsb. Sang ibu belum pernah menyuguhkan makanan dari daging ayam kepada anaknya; kali pertama dan seterusnya yang disajikannya dalam hidangan olahan daging ayam mereka adalah punggung ayam, tidak lebih tidak kurang. Si anak tidak pernah tahu kalau ayam, memiliki paha,dada,kepala,dan sebagainya. Dan demikian adanya,si anak tidak pernah tahu dan tidak pernah mengeluhkan kenikmatan punggung ayam olahan ibunya. Ada analagi kehidupan menarik dari kisah ini...tapi satu hal yg saya coba tangkap dan internalisasikan adalah bahwa mungkin hanya firasat jika saya menduga dialah pasangan jiwa itu, tapi saya mencoba tetap menikmati 'punggung ayam' itu dan tetap bersyukur atasnya, tidak lebih tidak kurang....

HARAPAN HATI

Setiap orang pasti memiliki harapan akan pernikahannya, menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah. Akan tetapi dengan siapa dia yakin hal tsb akan terwujud? Ataukah jika pernikahannya itu proses (bukan an end), maka siapapun pasangannya bukanlah suatu masalah? Barangkali saja belum tentu, karena minimal syarat kelapangan hati dan kepercayaan diantara mereka harus ada jika tidak proses akan menemui kesulitannya.

Saya coba gali-gali, bagaimanakah menikah itu...bagaimana cara memilih pasangan itu....Dalam sebuah hadits (kalau tidak salah) disebutkan bahwa pilihlah pasangan karena agama, akhlak, keturunan, dan hartanya; namun yang lebih utama adalah pilihlah karena agamanya. Di sisi lain, menikah itu hendaknya sekufu (setingkat), yakni setingkat menurut tingkat kedua ibu bapaknya atas agama, merdeka, perusahaan, kekayaan, dan kesejahteraan. Namun kufu (persamaan tingkat) ini tidak menjadi syarat dari pernikahan, dan menjadi hak perempuan dan walinya. Saya ingat betul Quraish Shihab dalam ceramah sahur 1429 H-Tafsir Al Mishbah beberapa hari lalu menekankan bahwa orang tua hendaknya tidak melarang putrinya yang ingin menikah dengan laki-laki berakhlak baik yang berkemampuan ekonomi sedang, karena harta dapat dicari. Patut dicatat, kufu hanya saklek berlaku mengenai keagamaan. Lebih lanjut, bagi saya pribadi, setidaknya ada dua sifat yang saya harapkan ada dalam diri isteri saya: kelapangan hati dan kepercayaannya kepada saya.

Namun demikian, bagaimanakah saya tahu dialah pilihan terbaik? Mungkin keyakinan itu harus diusahakan...saya masih ingat kita diajarkan untuk berdoa seperti ini jika masanya telah tiba (kurang-lebih): "Ya Allah, jika ia-lah jodohku maka segerakan kebersamaan kami; namun jika ia bukanlah yang terbaik di sisi-Mu dan sisiku maka gantikanlah ia dengan yang terbaik".

....kurang lebih demikian kisah misteri jodoh dan teka-teki ini, tapi hingga kini saya hanya bisa bersabar sampai masa itu tiba....dan bagi seseorang yang memendam perasaan itu, sungguh jika takdir tidak mempersatukan kita, semoga Allah SWT merahmatimu dengan memberikan suami yang terbaik di sisi-Nya dan di sisimu.

Sejenak kata penutup...dan jika memang Engkaulah pasangan jiwaku, Allah SWT pasti 'kan mudahkan jalan bersama.

PERSAHABATAN DAN PERJUANGAN

"PERSAHABATAN DAN PERJUANGAN - Puisi untuk Sahabat"
oleh Matahati

Tukino berpesan "Hidup hanya sekali, sahabat takkan pernah saling melupakan"

Rastim mengingatkan "Kesempatan adalah jalan dedikasi"

Rahayu tidak akan pernah lupa bahwa kita harus terus berjuang, demi hidup, demi masa depan

Catatan puisi:
Setidaknya sudah tujuh tahun lebih saya tidak menjumpai sahabat-sabahat SMP saya, termasuk Tukino, Rastim, dan Rahayu tersebut. Belum termasuk sahabat-sahabat lain alumni kelas 3-G SMP N.2 KOTAGAJAH, KEC.PUNGGUR, KAB.LAMPUNG TENGAH. Memang setiap masa ada teman baru yang kita kenal dan akrab padanya, namun sebagaimana pesan Ten 2 Five dalam lagunya Teman dan banyak lagu-lagu lain, "Kuharap kebersamaan ini tak berakhir".

THE MATTER OF TIME

In time and with water, everything changes” - Leonardo da Vinci

Kualitas kehidupan kita akan ditentukan dari sikap kita terhadap waktu, karena sifat waktu yang unik dan undesirable. Ia tidak dapat diulang dan kembali. Sekali kita menjalaninya maka bersiaplah atas konsekuensinya.

MANUSIA TERCERDAS

Dien (agama) adalah ruh kehidupan saya. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa manusia terbaik adalah yang memikirkan mengenai mati. Dari sini kita dapat pahami bahwa karena maut tidak pernah mengirim pesan peringatan, maka manusia tercerdas adalah yang senantiasa siap kapanpun ajal kan menjelang. Lebih lanjut, ia adalah orang yang paling futuristik karena visi hidupnya adalah hidup setelah mati, yakni di akhirat kelak.

Dalam hadits yang lain, disebutkan bahwa hendaklah orientasi hidup kita itu seakan-akan kita hidup untuk selamanya, namun juga jangan melupakan orientasi akhirat yakni seakan-akan kita akan mati esok. Konsep tercerdas yang pernah saya ketahui, masa pertama (dunia) membangkitkan motivasi luar biasa karena segala ide kita boleh direncanakan untuk diwujudkan tanpa batas waktu, kita tidak dibatasi bingkai keterbatasan kreativitas. Namun di sisi lain, masa kedua (akhirat) adalah rem bagi proses keduniaan kita, kita memiliki kontrol kehidupan yakni akhirat. Bahwa orientasi kehidupan kita adalah dalam rangka menggapai pretasi tertinggi dalam catatan akhirat.

168 SKS SEMINGGU DEDIKASI UNTUK KEBAIKAN

Jika satu SKS (Sistem Kredit Semester) adalah satu jam untuk kuliah di kelas, satu jam untuk asistensi, dan satu jam untuk belajar mandiri, kenapa konsep pen-sks-an tidak kita tanamkan dalam mengisi kehidupan. Namun dengan catatan 1 SKS adalah untuk satu jam kehidupan. 168 SKS seminggu menekankan perhatian bahwa setiap jam, setiap menit, setiap detik, bahkan setiap milidetik adalah dedikasi kita untuk kebaikan. Dedikasi artinya kesungguhan berbuat dengan mengorbankan tenaga, waktu, dan harta. Inilah makna sesungguhnya dari mengisi kehidupan ini, dan dari sinilah masalah waktu (the matter of time) harusnya terselesaikan.

TEKANAN INTERNAL DAN EKSTERNAL

Pemahaman telah didapatkan tapi pelaksanaannya tidak akan semudah konsepnya. Memberikan manfaat seoptimal mungkin atas waktu tidak semudah yang dibayangkan. Akan banyak sekali tekanan internal (malas, tidak percaya diri, dsb) dan tekanan eksternal (hiburan dsb) sebagai tekanan dedikasi. Yang bisa kita lakukan adalah merekayasa kondisi sebaik-baiknya untuk melawan tekanan internal dan eksternal tsb.

Oleh karenanya, penyelesaian masalah atas waktu menekankan dua hal penting: pertama, penanaman konseptual bahwa perhatian terhadap waktu dalam kehidupan adalah yang terpenting, dan kedua, usaha kreatif dalam menangani tekanan internal dan eksternal terhadapnya.

Selasa, 06 Mei 2008

Hidup itu Pilihan

Assalamualaikumwr.wb.

Baru judul memang....belum sempat dicurahkan,walaupun ide ini sudah sejak lama mengendap.

Namun ide dasarnya adalah bahwa hidup adalah rangkaian pilihan-pilihan pribadi yang harus kita lalui dan hadapi.Dan setiap pilihan akan menentukan nilai pribadi kita,entah itu baik atau burukkah.